Pages

Subscribe:

Sabtu, 28 Juli 2012

Infomasi dalam Alkitab/Bible Bahwa Tuhan Itu Esa

Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-oran Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 - 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15), Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : "Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik" (I Tesalonika 5: 2 1).

AYAT-AYAT ILLAHI :

Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan (Trinitas).
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ -٢٥

Dan Kami (Allah) tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu (Muhammad) melainkan Kami( Allah) wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku (Allah), maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku (Allah)." (QS al-Anbiya' : 25)

BENARKAN INFORMASI ALQURAN TERSEBUT, mari kita lihat di dalam Alkitab KRISTEN:

Wahyu Kepada Musa:Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.(Ulangan 4:3)

Wahyu kepada Musa: Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)

Wahyu kepada Yesus: Yesus menjawab sambil berjalan: Sesungguhnya wasiat yang pertama ialah ‘Dengarkan wahai Bani Israil! Rabb Tuhan kita adalah Rabb yang Esa.’” (12: 28-29).

Wahyu kepada Nabi Daud:Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami. (2 Samuel 7:22)

Wahyu kepada Solomon: lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; (1 Raja-raja 8:23)

Wahyu kepada Yesaya:"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. (Yes 43:10)

Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. (Yes 43:11)

Rabu, 25 Juli 2012

KRISTEN BERTANYA TENTANG PERINTAH SUNAT



TENTANG PERINTAH SUNAT

DI DALAM ALQURAN MEMANG TIDAK DIJELASKAN TENTANG PERINTAH  BER-KHITAN/ SUNAT  

YANG ADA PERINTAH KHITAN HANYA DI DALAM HADITS NABI, TETAPI  UMAT ISLAM SEDEMIKIAN TAATNYA, SEHINGGA HAMPIR MUSTAHIL SAAT INI MENCARI SEORANG MUSLIM YANG TIDAK DI KHITAN/ SUNAT.

ITU BEDANYA DENGAN KRISTEN, DI KITABNYA (AL-KITAB/BIBLE) ADA PERINTAH KEKAL UNTUK KHITAN/ SUNAT, TETAPI MALAH DI HAPUS OLEH PAULUS.
  
PERJANJIAN TUHAN DENGAN ABRAHAM AS

Kejadian 17:10-14

(10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; 

(11) haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. 

PAULUS MELARANG SUNAT, 

Galatia 5

(2) Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. 

(3) Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat. 

PESAN NABI TENTANG KHITAN

صحيح البخاري ٥٨٢٣: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ قَزَعَةَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "(Sunah) fitrah itu ada lima, yaitu; khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, mencukur kumis dan memotong kuku." (Shahih Bukhari 5823)

SEMUA ORANG ARAB DI KHITAN/ SUNAT SEBAGAI KETURUNAN ABRAHAM AS DARI JALUR ISMAIL AS, DAN MENGIKUTI AGAMA NABI IBRAHIM AS

Dibawah  ini potongan hadis tentang Heraclius kaisar romawi, yg menunjukkan bahwa sebelum nabi Muhammad saw lahir semua orang arab sudah di khitan, mengikuti agama nabi Ibrahim as.

SAHIH BUKHARI 6

Ketika itu di hadapakan kepada Heraclius seorang utusan raja Bani Ghasssan untuk menceritakan perihal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, setelah orang itu selesai bercerita, lalu Heraclius memerintahkan agar dia diperiksa, apakah dia berkhitan ataukah tidak. Seusai di periksa, ternyata memang dia berkhitam. 

Lalu di beritahukan orang kepada Heraclius. Heraclius bertanya kepada orang tersebut tentang orang-orang Arab yang lainnya, di khitankah mereka ataukah tidak?" Dia menjawab; "Orang Arab itu di khitan semuanya." Heraclius berkata; 'inilah raja ummat, sesungguhnya dia telah terlahir." 

WAHAI ORANG KRISTEN, APAKAH KALIAN TELAH DISUNAT ???

"Aku, TUHAN Yang Mahatinggi, mengumumkan bahwa orang asing yang tidak disunat dan orang yang tidak taat kepada-Ku, tidak diperbolehkan masuk Rumah-Ku. Itu berlaku juga untuk orang asing yang tinggal menetap di tengah-tengah bangsa Israel.” (Yehezkiel 44:99)

ABRAHAM AS

Mulai dari sekarang engkau harus menyunatkan setiap bayi laki-laki yang berumur delapan hari, termasuk para hamba yang lahir di rumahmu atau yang kaubeli. Sunat itu akan menjadi tanda dari perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

MUSA AS

Musa memberi kalian peraturan untuk bersunat--walaupun sunat itu sebenarnya tidak berasal dari Musa, tetapi dari bapak-bapak leluhur sebelum Musa. Karena itu, pada hari Sabat pun kalian mau menyunat orang. (Yohanes 7:22)

ISA AS

Sesudah berumur delapan hari, anak itu disunat. Dan mereka menamakannya Yesus, nama yang diberikan malaikat kepada-Nya sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)
  
SEDANGKAN PAULUS MELARANG SUNAT

PAULUS

Ingat, kalau kalian minta disunat, itu berarti Kristus tidak ada gunanya bagimu. Yang mengatakan ini adalah saya sendiri, Paulus. (Galatia 5:2)
===========> BERIKUT KATA-KATA PAULUS...

TAHUKAH ANDA APA SEBAB YESUS DISALIB...???


Menurut alkitab ~ RENCANA PEMBUNUHAN YESUS

INJIL MATIUS 26:
[1] Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:[2] Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan.[3] Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,[4] dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.

Lihatlah bagaimana manusia sedang bersekongkol merencanakan untuk membunuh “tuhan“, yaitu Yesus!

[14] Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.[15] Ia berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.[16] Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

YESUS MERASA SEDIH DAN BERDOA

[38] lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”

Lihatlah, Yesus bersedih hati. Kenapa dia bersedih? Bukankan Yesus diutus ke dunia untuk disalib?

[39] Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”[40] Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?[41] Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”[42] Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!”

Mengapa Yesus berdoa? Kepada siapa, dan untuk apa ia berdoa?

YESUS DITANGKAP DAN DISALIB

[47] Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.[48] Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.”[49] Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium Dia.[50] Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.

Mengapa Yesus harus ditangkap secara paksa?

INJIL MATIUS 27
[45] Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.[46] Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?.

Lihatlah, dari awal hingga akhir kita tidak melihat sama sekali tanda-tanda bahwa penyaliban Yesus dimaksudkan untuk menebus dosa manusia. Sebaliknya, yang tampak jelas justru Yesus "menolak" untuk disalib! Jika memang Yesus bersedia untuk disalib demi menebus dosa manusia, lantas mengapa berikut ini ada pertanyaan MENGAPA:
  1. Mengapa mereka harus bersekongkol (berkonspirasi) untuk menangkap Yesus? Siapa sebenarnya yang menginginkan Yesus disalib?
  2. Mengapa Yesus sedih dan berdoa serta meminta muridnya untuk berjaga jaga??? Mengapa Yesus repot reput melakukan hal tersebut? Bukankah dia di utus untuk menebus dosa manusia???
  3. Mengapa Yesus harus ditangkap paksa?
  4. Mengapa Yesus harus meronta-ronta saat disalib sambil berseru, “Eli, Eli, lama sabakhtani?”
Hal tersebut sangat jelas menunjukkan bahwa Yesus tidak ingin disalib, sehingga dengan demikian ajaran bahwa penyaliban Yesus adalah untuk menebus dosa manusia dengan sendirinya GUGUR

LANTAS, DARI MANA DATANGNYA IDE PENEBUSAN DOSA MANUSIA ITU?

Ternyata umat Kristen "terperangkap" oleh Surat Paulus Kepada Jemaat Di Galatia 3

[13] Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

Kalimat di atas BUKAN wahyu dari Tuhan kepada Yesus, bukan pula sabda Yesus kepada Paulus, akan tetapi melulu "karangan" Paulus yang -- bahkan sangat kontradiktif dengan sabda Yesus sendiri berikut sabda para nabi terdahulu -- yang jelas-jelas membantah adanya dosa waris.

Tidak peraya? Silahkan buka Yehezkiel 18: 20, Ulangan 24: 16, Matius 16: 27, Yeremia 31: 29-30, II Tawarikh 25: 4.

Lalu, bagaimana menurut olah pikir akal sehat kita sendiri?

Bagi kebanyakan teman kristen, jika ditanya mengapa Yesus mati disalib, pada umumnya mereka akan menjawab, untuk menebus dosa manusia, dan semua itu sudah digariskan oleh "Bapa-Nya" disurga.

Benarkah? Seperti biasa, kita semua akan menganggap jawaban seperti itu sudah klise dan lebih banyak didasari oleh fanatisme keagamaan saja dibanding mengedeoankan akal. Padahal jawaban yang realistis dan faktual bisa kita telusuri dari berbagai sumber, di antaranya dengan memperhatikan latar belakang peristiwa penyaliban itu dari catatan sejarah.

RINGKASNYA BEGINI : Awalnya para pemuka agama merasa terancam dengan keberadaan Yesus, mereka menganggap Yesus dapat menjatuhkan reputasi mereka, karena ajaran Yesus adalah ajaran langit yang sejati, ajaran yang benar benar menghidupkan yang mati!

Oleh karena itu, setelah kejadian Yesus mengamuk di bait Allah dan menyebut diri-Nya Mesias, para ahli Taurat dan pemuka agama pun tidak menyia nyiakan kesempatan itu.

Dengan segera mereka mengadakan sebuah rapat tertutup untuk mengambil alih peran Yesus, saat itu hanya ada satu cara: BUNUH YESUS!

segera mereka pun menuduh Yesus yang mengatakan bahwa Ia adalah mesias anak Allah, tetapi jika mereka menggunakan alasan itu, Yesus tidak akan dihukum mati, akhirnya para pemuka agama itupun melakukan konspirasi dengan tokoh2 politik saat itu, yakni Pontius Pilatus!

Ya, mereka menghasut orang banyak untuk menyalibkan Yesus dengan dalih bahwa Yesus menyebut dirinya Raja!

Dengan dimunculkannya opini publik tersebut, maka tersebarlah berita bahwa Yesus melawan kekaisaran romawi dan karenanya harus dihukum mati!

Namun saat itu Pilatus sebenarnya sadar bahwa itu semua hanyalah akal2an para pemuka agama, oleh karena itu dengan desakan isterinya, ia mencuci tangannya sebagai lambang bahwa ia tidak ikut campur atas darah Yesus.

Nah, beginilah kira-kira alur ceritanya dari fersi Alkitab/Bible.

~**~
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلا اتِّبَاعَ الظَّنِّ    ÇÊÎÐÈوَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. ﴾ An Nisaa:157 ﴿