Pages

Subscribe:

Minggu, 12 Agustus 2012

INDAH DAN NIKMATNYA ISLAM SERTA MANISNYA IMAN


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

In The name of Allah the Most Beneficent the Most Merciful.
Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Assalamu’alaikum wr. wb.
Perkenalkan, Kami ini Muslim.
Islam adalah nama agama kami. Artinya adalah “selamat” atau “tunduk patuh.” Kami telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah semata. Anda tidak tahu ilah? Ilah adalah sesuatu yang diharapkan, ditakuti, dicintai, dan dipatuhi oleh manusia. Itulah pernyataan loyalitas yang kami ulang sedikitnya sembilan kali dalam sehari semalam.
Kami adalah manusia yang merdeka. Merdeka dari desakan hawa nafsu. Tidak mudah, tapi kami selalu berusaha untuk tetap loyal pada satu-satunya ilah kami. Kami bukan termasuk orang-orang yang tunduk pada keinginannya pribadi. Kami juga tidak tunduk pada godaan kesenangan badani belaka. Kami merdeka karena tunduk pada Allah semata.
Bagi kami, tidak ada yang absolut kecuali Allah. Kami tidak mengutak-atik Kitab Suci kami, bahkan tidak berani sekedar untuk menambah satu kata atau huruf baru ke dalamnya. Kami tidak berani untuk berpikir bahwa kami lebih tahu urusan kami sendiri. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyelesaikan segala urusan kami. Kami berani di hadapan manusia dan takut di hadapan Allah, lantang di hadapan diktator dan menyerah tanpa syarat di hadapan Allah. Jangan bingung. Ini hanya masalah menempatkan diri pada kedudukannya yang benar.
Kami ini Muslim.
Anda tahu siapa kami? Kami adalah umat yang selalu menimbulkan rasa cemas kepada mereka yang diliputi dengki. Kami menyuruh putri-putri kami berhijab, dan hal itu membuat semua orang khawatir.
Padahal mereka tidak ragu melepas putri-putri mereka dengan pakaian minim hingga larut malam. Ah, mereka hanya takut, karena kaum perempuan Muslim hidupnya lebih menyenangkan. Mereka takut semua perempuan akan mengikuti jejak putri-putri kami.
Agama kami memang tidak pernah menyelisihi fitrah. Semuanya sesuai dengan karakter dasar manusia. Mereka menutup aurat bukan karena terpaksa, melainkan karena memang demikianlah yang baik bagi mereka. Tanyakanlah pada putri-putrimu, bukankah hari-hari mereka dilalui dengan penuh kekhawatiran karena mata lelaki yang selalu sigap menangkap apa-apa yang sesuai dengan syahwatnya? Tanyakanlah pada kaum perempuanmu, bukankah hidup mereka penuh dengan penyesalan karena selalu disusahkan oleh para pria hidung belang? Ah, tidak perlu dijawab. Kami sudah tahu jawaban jujurnya.
Jangan heran jika kami enggan menyentuh minuman beralkohol, karena Allah memang tidak menghendaki hamba-hamba-Nya melakukan perbuatan-perbuatan yang bodoh seperti lazimnya orang mabuk. Semua hukum yang susah payah dirumuskan oleh negara-negara Barat untuk menghindari ekses negatif dari minuman keras hanya teori usang. Cukup sebuah ayat dalam Al-Qur’an, maka kami pun menjauh darinya. Inilah bukti ketundukan kami.
Mengapa kalian bingung menyaksikan kami shalat lima waktu setiap harinya? Justru kamilah yang bingung melihat kalian begitu jarang meluangkan waktu untuk Tuhan.
Anda pikir shalat itu mempersulit hidup kami? Demi Allah, kami tidak membasuh kepala kami dengan wudhu dan tersungkur dalam sujud kecuali untuk mendapatkan manisnya iman.
Kami paham jika Anda tidak mengerti. Rasa manis hanya dipahami oleh mereka yang memiliki lidah. Iman hanya dimengerti oleh mereka yang bersedia untuk tunduk.
Kalian yang tidak memahami lezatnya iman tidak akan mengerti tujuan hidup kami. Kami hidup hanya untuk mati. Semua manusia begitu, tapi sedikit yang mau mengakuinya. Kenyataannya semua manusia akan mati. Bedanya, kami memiliki tujuan yang pasti, dan kami yakin pada petunjuk arah yang terpampang di depan mata.
Kami tidak takut mati, karena mati itu keniscayaan. Tidak ada bedanya mati sekarang atau tahun depan. Yang menjadikannya beda hanyalah caranya. Kami adalah kaum yang akan maju berdesak-desakan ketika pintu menuju syahid terbuka.
Anda tidak paham? Tentu saja, karena Anda tidak memiliki kerinduan kepada akhirat.
Siapa pun boleh menyangkal, tapi kebenaran adalah kebenaran. Kami hanya menyuarakan kebenaran, dan kebenaran itu lincah seperti air. Jika terhalang batu, ia akan mengambil jalan lain. Jika dibendung, ia akan berkumpul hingga cukup banyak dan akhirnya melimpah dari dinding yang menghadang.
Jika Anda berusaha memenjarakan kebenaran yang terus mengalir dalam suatu wadah, maka niscaya kebenaran itu akan menekan ke segala arah, dan semua dinding pun akan runtuh.
Anda bisa menghina Rasul kami dengan berbagai gambar yang tak pantas, tapi semuanya hanya akan berakhir mengenaskan bagi para penghujat. Di negeri penghujat Rasulullah saw. itu, lima ribu eksemplar Al-Qur’an telah terjual dalam lima bulan saja. Anda bisa menyebarkan kabar bohong apa pun tentang kami, namun hal itu hanya akan mendorong semua orang untuk mengenal kami lebih jauh.
Ini adalah kabar buruk bagi kalian, karena siapa pun yang mempelajari Islam dengan baik niscaya hatinya akan tersentuh. Teruskanlah makar ini, dan kami akan tetap menjadi pemenangnya!
Anda bisa mengajak semua orang untuk memerangi kami, namun kebenaran akan sampai juga pada telinga-telinga yang tetap terbuka.
Kalian bisa membumi-hanguskan negeri-negeri kami, namun Islam akan sampai juga di negeri kalian.
Cepat atau lambat, negeri kalian akan menerima Islam dengan tangan terbuka, karena kebenaran akan selalu menyentuh hati manusia yang cenderung pada kelembutan.
Kami ini Muslim. Kamilah yang akan memenangkan pertarungan, jika memang Anda bersikeras untuk bertarung.
Tapi jangan khawatir, karena kami tidak merasa perlu memaksa Anda masuk ke dalam barisan kami. Cukuplah dengan menjadi teman yang baik, dan semuanya akan baik-baik saja. Allah SWT tidak melarang kami berteman dengan siapa pun yang tidak memerangi kami.
Kepada semuanya, kami sampaikan salam hangat persahabatan: bukalah pintu hati kalian untuk kebenaran, dan ia akan datang dengan berbagai cara yang belum pernah kalian bayangkan sebelumnya.
Kami adalah tangan-tangan yang saling berpegangan dan saling menjaga satu sama lainnya. Kami adalah dahaga yang saling mendahulukan.
Kami adalah tubuh-tubuh yang saling menyelamatkan. Kami adalah lidah-lidah yang saling menghibur dan hati yang saling mencemaskan.
Suatu saat nanti, kami akan menjadi dominan di dunia dan menjaga semua makhluk Allah. Jika agama non-muslim di dunia tetap ada dan menjadi minoritas, anda tak perlu khawatir. Kami akan selalu menjaga kaum yang minoritas, karena itu adalah ajaran kami.
Walau kami selalu difitnah dan dimusuhi oleh orang-orang pengacau di dunia ini, namun sejak dulu kami selalu mencintai ketentraman dan kedamaian di dunia dan akhirat.
Kami adalah Muslim. Kami akan menang.

KEBENARAN ISLAM

al-Qur'an Tentang Islam

Tidak ada paksaan dalam (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. al-Baqarah 256.)
Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (QS. Ali 'Imran : 19)
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. (QS. Ali 'Imran : 83)
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. Ali 'Imran : 85)
….Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.(QS. al-Maidah : 3)
….Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia,(QS. al-Hajj : 78)
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS. an-Nuur : 55)
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, (QS. ar-Ruum : 30)
Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (QS. az-Zumar : 22)
Hadits Tentang Islam
Sesungguhnya bermula datangnya Islam dianggap asing (aneh) dan akan datang kembali asing. Namun berbahagialah orang-orang asing itu. Para sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud orang asing (aneh) itu?” Lalu Rasulullah menjawab, “Orang yang melakukan kebaikan-kebaikan di saat orang-orang melakukan pengrusakan.” (HR. Muslim)
Wallaahul muwaffiq Ila Aqwaa Mittariq
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sabtu, 28 Juli 2012

Infomasi dalam Alkitab/Bible Bahwa Tuhan Itu Esa

Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-oran Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 - 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15), Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : "Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik" (I Tesalonika 5: 2 1).

AYAT-AYAT ILLAHI :

Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan (Trinitas).
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ -٢٥

Dan Kami (Allah) tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu (Muhammad) melainkan Kami( Allah) wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku (Allah), maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku (Allah)." (QS al-Anbiya' : 25)

BENARKAN INFORMASI ALQURAN TERSEBUT, mari kita lihat di dalam Alkitab KRISTEN:

Wahyu Kepada Musa:Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.(Ulangan 4:3)

Wahyu kepada Musa: Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)

Wahyu kepada Yesus: Yesus menjawab sambil berjalan: Sesungguhnya wasiat yang pertama ialah ‘Dengarkan wahai Bani Israil! Rabb Tuhan kita adalah Rabb yang Esa.’” (12: 28-29).

Wahyu kepada Nabi Daud:Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami. (2 Samuel 7:22)

Wahyu kepada Solomon: lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; (1 Raja-raja 8:23)

Wahyu kepada Yesaya:"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. (Yes 43:10)

Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. (Yes 43:11)

Rabu, 25 Juli 2012

KRISTEN BERTANYA TENTANG PERINTAH SUNAT



TENTANG PERINTAH SUNAT

DI DALAM ALQURAN MEMANG TIDAK DIJELASKAN TENTANG PERINTAH  BER-KHITAN/ SUNAT  

YANG ADA PERINTAH KHITAN HANYA DI DALAM HADITS NABI, TETAPI  UMAT ISLAM SEDEMIKIAN TAATNYA, SEHINGGA HAMPIR MUSTAHIL SAAT INI MENCARI SEORANG MUSLIM YANG TIDAK DI KHITAN/ SUNAT.

ITU BEDANYA DENGAN KRISTEN, DI KITABNYA (AL-KITAB/BIBLE) ADA PERINTAH KEKAL UNTUK KHITAN/ SUNAT, TETAPI MALAH DI HAPUS OLEH PAULUS.
  
PERJANJIAN TUHAN DENGAN ABRAHAM AS

Kejadian 17:10-14

(10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; 

(11) haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. 

PAULUS MELARANG SUNAT, 

Galatia 5

(2) Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. 

(3) Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat. 

PESAN NABI TENTANG KHITAN

صحيح البخاري ٥٨٢٣: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ قَزَعَةَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "(Sunah) fitrah itu ada lima, yaitu; khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, mencukur kumis dan memotong kuku." (Shahih Bukhari 5823)

SEMUA ORANG ARAB DI KHITAN/ SUNAT SEBAGAI KETURUNAN ABRAHAM AS DARI JALUR ISMAIL AS, DAN MENGIKUTI AGAMA NABI IBRAHIM AS

Dibawah  ini potongan hadis tentang Heraclius kaisar romawi, yg menunjukkan bahwa sebelum nabi Muhammad saw lahir semua orang arab sudah di khitan, mengikuti agama nabi Ibrahim as.

SAHIH BUKHARI 6

Ketika itu di hadapakan kepada Heraclius seorang utusan raja Bani Ghasssan untuk menceritakan perihal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, setelah orang itu selesai bercerita, lalu Heraclius memerintahkan agar dia diperiksa, apakah dia berkhitan ataukah tidak. Seusai di periksa, ternyata memang dia berkhitam. 

Lalu di beritahukan orang kepada Heraclius. Heraclius bertanya kepada orang tersebut tentang orang-orang Arab yang lainnya, di khitankah mereka ataukah tidak?" Dia menjawab; "Orang Arab itu di khitan semuanya." Heraclius berkata; 'inilah raja ummat, sesungguhnya dia telah terlahir." 

WAHAI ORANG KRISTEN, APAKAH KALIAN TELAH DISUNAT ???

"Aku, TUHAN Yang Mahatinggi, mengumumkan bahwa orang asing yang tidak disunat dan orang yang tidak taat kepada-Ku, tidak diperbolehkan masuk Rumah-Ku. Itu berlaku juga untuk orang asing yang tinggal menetap di tengah-tengah bangsa Israel.” (Yehezkiel 44:99)

ABRAHAM AS

Mulai dari sekarang engkau harus menyunatkan setiap bayi laki-laki yang berumur delapan hari, termasuk para hamba yang lahir di rumahmu atau yang kaubeli. Sunat itu akan menjadi tanda dari perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

MUSA AS

Musa memberi kalian peraturan untuk bersunat--walaupun sunat itu sebenarnya tidak berasal dari Musa, tetapi dari bapak-bapak leluhur sebelum Musa. Karena itu, pada hari Sabat pun kalian mau menyunat orang. (Yohanes 7:22)

ISA AS

Sesudah berumur delapan hari, anak itu disunat. Dan mereka menamakannya Yesus, nama yang diberikan malaikat kepada-Nya sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)
  
SEDANGKAN PAULUS MELARANG SUNAT

PAULUS

Ingat, kalau kalian minta disunat, itu berarti Kristus tidak ada gunanya bagimu. Yang mengatakan ini adalah saya sendiri, Paulus. (Galatia 5:2)
===========> BERIKUT KATA-KATA PAULUS...

TAHUKAH ANDA APA SEBAB YESUS DISALIB...???


Menurut alkitab ~ RENCANA PEMBUNUHAN YESUS

INJIL MATIUS 26:
[1] Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:[2] Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan.[3] Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,[4] dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.

Lihatlah bagaimana manusia sedang bersekongkol merencanakan untuk membunuh “tuhan“, yaitu Yesus!

[14] Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.[15] Ia berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.[16] Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

YESUS MERASA SEDIH DAN BERDOA

[38] lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”

Lihatlah, Yesus bersedih hati. Kenapa dia bersedih? Bukankan Yesus diutus ke dunia untuk disalib?

[39] Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”[40] Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?[41] Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”[42] Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!”

Mengapa Yesus berdoa? Kepada siapa, dan untuk apa ia berdoa?

YESUS DITANGKAP DAN DISALIB

[47] Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.[48] Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.”[49] Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium Dia.[50] Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.

Mengapa Yesus harus ditangkap secara paksa?

INJIL MATIUS 27
[45] Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.[46] Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?.

Lihatlah, dari awal hingga akhir kita tidak melihat sama sekali tanda-tanda bahwa penyaliban Yesus dimaksudkan untuk menebus dosa manusia. Sebaliknya, yang tampak jelas justru Yesus "menolak" untuk disalib! Jika memang Yesus bersedia untuk disalib demi menebus dosa manusia, lantas mengapa berikut ini ada pertanyaan MENGAPA:
  1. Mengapa mereka harus bersekongkol (berkonspirasi) untuk menangkap Yesus? Siapa sebenarnya yang menginginkan Yesus disalib?
  2. Mengapa Yesus sedih dan berdoa serta meminta muridnya untuk berjaga jaga??? Mengapa Yesus repot reput melakukan hal tersebut? Bukankah dia di utus untuk menebus dosa manusia???
  3. Mengapa Yesus harus ditangkap paksa?
  4. Mengapa Yesus harus meronta-ronta saat disalib sambil berseru, “Eli, Eli, lama sabakhtani?”
Hal tersebut sangat jelas menunjukkan bahwa Yesus tidak ingin disalib, sehingga dengan demikian ajaran bahwa penyaliban Yesus adalah untuk menebus dosa manusia dengan sendirinya GUGUR

LANTAS, DARI MANA DATANGNYA IDE PENEBUSAN DOSA MANUSIA ITU?

Ternyata umat Kristen "terperangkap" oleh Surat Paulus Kepada Jemaat Di Galatia 3

[13] Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

Kalimat di atas BUKAN wahyu dari Tuhan kepada Yesus, bukan pula sabda Yesus kepada Paulus, akan tetapi melulu "karangan" Paulus yang -- bahkan sangat kontradiktif dengan sabda Yesus sendiri berikut sabda para nabi terdahulu -- yang jelas-jelas membantah adanya dosa waris.

Tidak peraya? Silahkan buka Yehezkiel 18: 20, Ulangan 24: 16, Matius 16: 27, Yeremia 31: 29-30, II Tawarikh 25: 4.

Lalu, bagaimana menurut olah pikir akal sehat kita sendiri?

Bagi kebanyakan teman kristen, jika ditanya mengapa Yesus mati disalib, pada umumnya mereka akan menjawab, untuk menebus dosa manusia, dan semua itu sudah digariskan oleh "Bapa-Nya" disurga.

Benarkah? Seperti biasa, kita semua akan menganggap jawaban seperti itu sudah klise dan lebih banyak didasari oleh fanatisme keagamaan saja dibanding mengedeoankan akal. Padahal jawaban yang realistis dan faktual bisa kita telusuri dari berbagai sumber, di antaranya dengan memperhatikan latar belakang peristiwa penyaliban itu dari catatan sejarah.

RINGKASNYA BEGINI : Awalnya para pemuka agama merasa terancam dengan keberadaan Yesus, mereka menganggap Yesus dapat menjatuhkan reputasi mereka, karena ajaran Yesus adalah ajaran langit yang sejati, ajaran yang benar benar menghidupkan yang mati!

Oleh karena itu, setelah kejadian Yesus mengamuk di bait Allah dan menyebut diri-Nya Mesias, para ahli Taurat dan pemuka agama pun tidak menyia nyiakan kesempatan itu.

Dengan segera mereka mengadakan sebuah rapat tertutup untuk mengambil alih peran Yesus, saat itu hanya ada satu cara: BUNUH YESUS!

segera mereka pun menuduh Yesus yang mengatakan bahwa Ia adalah mesias anak Allah, tetapi jika mereka menggunakan alasan itu, Yesus tidak akan dihukum mati, akhirnya para pemuka agama itupun melakukan konspirasi dengan tokoh2 politik saat itu, yakni Pontius Pilatus!

Ya, mereka menghasut orang banyak untuk menyalibkan Yesus dengan dalih bahwa Yesus menyebut dirinya Raja!

Dengan dimunculkannya opini publik tersebut, maka tersebarlah berita bahwa Yesus melawan kekaisaran romawi dan karenanya harus dihukum mati!

Namun saat itu Pilatus sebenarnya sadar bahwa itu semua hanyalah akal2an para pemuka agama, oleh karena itu dengan desakan isterinya, ia mencuci tangannya sebagai lambang bahwa ia tidak ikut campur atas darah Yesus.

Nah, beginilah kira-kira alur ceritanya dari fersi Alkitab/Bible.

~**~
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلا اتِّبَاعَ الظَّنِّ    ÇÊÎÐÈوَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. ﴾ An Nisaa:157 ﴿